SELAMAT DATANG DI SITUS PRINCE55 SLOT GACOR TERBARU DILENGKAPI DENGAN RTP LIVE TERGACOR

Prince55 slot100 mpo4d Depo 25 Bonus 25 To Kecil Bonus New Member 100

5 Data-Fakta Man United Vs Bayern: Setan Merah di Ujung Tanduk

 

Prince55 - Berikut ini 5 data-fakta Setan Merah melawan Die Roten.
MU masih berada di dasar klasemen Grup A Liga Champions dengan empat poin. Bayern memuncaki Grup A dengan koleksi 13 poin.

Man United kurang oke saat melawan Bayern. Slot 100% Dalam 12 pertandingan, Setan Merah hanya menang dua kali.Disarikan dari situs UEFA, berikut uraian data-fakta tersebut.

5 Data-Fakta Man United Vs Bayern
1. Man United akan menghadapi laga matchday 6 melawan juara Grup A, Bayern Munchen, Setan Merah dalam kondisi yang kurang baik menjelang laga tersebut.

2. M.U kalah dari Bayern 3-4 pada matchday 1. Setan Merah berada di dasar klasemen Grup A Liga Champions dengan empat poin. Berjarak satu poin dari Copenhagen dan Galatasaray, United wajib menang atas Bayern dan berharap Copenhagen dan Galatasaray bermain imbang.

3. Bayern dan Man United sama-sama pernah DEPO 25 BONUS 25 menjuarai Liga Champions. Bayern menang enam kali, MU tiga kali. Dalam beberapa tahun terakhir, Bayern bernasib lebih baik dengan meraih gelar terakhir pada 2020. Terakhir MU juara pada 2008.

4. MU pernah menang atas Bayern di final Liga Champions. Final tersebut terjadi pada Liga Champions musim 1998/1999 dengan MU menang 2-1. MU mencetak dua gol di masa injury time.

5. Bayern telah lolos ke fase grup Liga Champions dalam 16 musim berturut-turut: sebaliknya, Man United hanya sekali lolos ke fase gugur dalam empat musim terakhir.

Krisis yang dialami Manchester United pada paruh pertama musim ini memunculkan ide untuk memecat Erik ten Hag. Mantan bintang United, Gary Neville, percaya bahwa hal tersebut bukanlah solusi.
Kekalahan 0-3 dari Bournemouth pada akhir pekan lalu menandai kekalahan ketujuh United hanya dalam 16 pertandingan pertama Liga Primer. Setan Merah baru menang sembilan kali sehingga tak beranjak di peringkat enam klasemen sementara dengan selisih 10 poin dari Liverpool di posisi teratas.

Situasi semakin buruk karena MU juga sedang terpuruk di kompetisi lain. Bruno Fernandes dkk sudah tersingkir dari Piala Liga, kompetisi yang dimenangi musim lalu. Sementara di Eropa, MU terancam terdepak di fase grup Liga Champions setelah hanya menang sekali dari lima pertandingan.

Alhasil, tak sedikit yang meyakini bahwa Ten Hag bukanlah manajer yang tepat untuk Manchester United. Namun, Gary Neville, pemilik 13 trofi mayor bersama MU, meyakini bahwa Ten Hag tidak bisa disalahkan atas buruknya performa tim melainkan keluarga Glazer selaku pemilik klub. Tidak adanya direktur olahraga berpengaruh besar pada perekrutan pemain yang sering kali gagal.

"Mereka seharusnya tidak menggantinya musim ini. Ide untuk memecat Ten Hag sama sekali tidak masuk akal, saya juga tidak setuju dengan hal itu," ujar Neville kepada Sky Sports.

+
RTP Slot Online