SELAMAT DATANG DI SITUS PRINCE55 SLOT GACOR TERBARU DILENGKAPI DENGAN RTP LIVE TERGACOR

Prince55 Depo 25 Bonus 25 mpo4d Bonus New Member 100 Bebas IP

Prince55 - Tim nasional U-17 Indonesia bermain imbang 1-1 dengan Ekuador pada laga kualifikasi Piala Dunia U-17 di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (10/11).

Timnas Indonesia berhasil mencetak gol lebih dulu ke gawang Ekuador. DEPO 20 BONUS 20 Gol untuk timnas U-17 Indonesia dicetak pada menit ke-22 oleh Arkhan Kaka.

Gol tersebut berawal dari tendangan dari sayap kiri yang dilakukan oleh Riski Afrisali. Riski mampu menerobos pemain belakang Ekuador dan melepaskan umpan mendatar.

Kiper Ekuador Cristhian Loor berusaha memotong bola ke seberang gawang. Namun, bola yang disentuh Loor justru mengarah ke Arkhan Kaka yang berdiri di depan gawang. Arkhan Kaka dengan mudah menceploskan bola ke dalam gawang.

Kegembiraan tim Indonesia U-17 hanya bertahan enam menit. Penyerang Ekuador, Allen Obando, mencetak gol penyeimbang pada menit ke-28. Tendangan bebas Santiago Sanchez berhasil disundul ke arah gawang oleh Obando.

Secara keseluruhan, tim Indonesia U-17 berhasil mengimbangi Ekuador di babak pertama. Babak pertama pun berakhir 1-1.

Di babak kedua, tekanan Ekuador semakin terlihat. DEPO 25 BONUS 25 Pada menit bagian ke-53, Michael Bermudez mengancam gawang Timnas Indonesia U-17. Sulthan Zaky berusaha mengamankan gawangnya dan mendapat perawatan karena berbenturan dalam kemelut tersebut.

Bermudez kembali gagal mencetak gol pada menit ke-56. Ia gagal menyelesaikan umpan silang matang di depan gawang.

Dua menit kemudian, Ikram Al Giffari terlihat mengalami masalah setelah mencoba mengejar bola. Ia kemudian mendapat perawatan dan dapat melanjutkan permainan.

Pada menit ke-61, Jehan Pahlevi terjatuh di lapangan. Ia mengalami masalah pada kakinya. Jehan tidak bisa melanjutkan pertandingan dan digantikan oleh Nabil Asyura.

Para pemain Indonesia kembali mengalami masalah. Pada menit bagian ke-70 giliran Ji Da Bin yang terjatuh saat ingin menendang bola.

Tiga menit berselang, Bima Sakti memutuskan untuk memasukkan dua pemain pengganti terakhir, Achmad Zidan dan Tonci Shouter, untuk Ji Da Bini dan Kafiatur Rizky. Kedua pemain ini diharapkan dapat menyuntikkan tenaga baru di lini tengah timnas U-17 Indonesia yang mulai kesulitan menghadapi Ekuador di babak kedua.

Timnas Indonesia U-17 akhirnya berhasil mengancam di babak kedua melalui Hanif Ramadhan pada menit ke-75. Hanif melepaskan tendangan jarak jauh namun bola masih melebar dari tiang kiri gawang.

Dengan hadirnya beberapa pemain pengganti, DEPO 50 BONUS 50 kini tengah Timnas Indonesia U-17 seakan hidup kembali. Achmad Zidan juga sempat mengancam melalui tendangan dari luar kotak penalti.

Pada menit ke-85, Keny Arroyo mendapat kartu kuning saat menerjang masuk ke kotak penalti Indonesia setelah berduel dengan Welber Jardim. Arroyo dianggap melakukan diving pada saat itu.

Pada menit ke-89, Ikram melakukan penyelamatan gemilang dalam sebuah serangan Ekuador yang diawali dengan pola serangan yang legal.

Karena banyaknya momen pertandingan yang dihentikan, tambahan waktu pertandingan Indonesia vs Ekuador mencapai 13 menit. Ekuador kemudian memasukkan tiga pemain pengganti sekaligus di masa injury time, yaitu Isaac Sanchez, Geremy De Jesus, dan Yorkaeff Caicedo.

Indonesia tidak hanya bertahan tapi juga mencoba menyerang di sisa waktu yang ada. Tidak ada gol tambahan yang tercipta dan skor 1-1 bertahan hingga akhir pertandingan.

+
RTP Slot Online